You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kelapa Gading Aktifkan Sistem Kawasan Siaga Bencana
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Kelapa Gading Aktifkan Sistem Kawasan Siaga Bencana

Mengantisipasi kejadian bencana saat puncak musim penghujan, Kecamatan Kelapa Gading mengaktifkan sistem kawasan siaga bencana. Selain petugas dari berbagai instansi dan stakeholder, penanganan bencana di wilayah juga akan melibatkan warga.

Kalau kelurahan, lurahnya yang keliling ke permukiman warga

Camat Kelapa Gading, Yusuf Madjid mengatakan, setiap malam sebanyak 10 petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) disiagakan di tiga kelurahan. Sedangkan di kecamatan ada sembilan petugas PPSU perwakilan dari tiga kelurahan.

Setiap malam juga bersiaga sebanyak tiga anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di kecamatan dan dua di tiap kelurahan. Selain itu, setiap RW mengirimkan dua orang perwakilan untuk bersiaga di pos bencana kecamatan.

Jakut Gelar Apel Kesiagaan Bencana

"Kalau kelurahan, lurahnya yang keliling ke permukiman warga. Masing-masing tim di kelurahan dan kecamatan harus sigap melakukan penanganan bila terjadi bencana," ujarnya, seusai apel siaga bencana Kecamatan Kelapa Gading di Jalan Arteri Baru Kelurahan Pegangsaan Dua, Kamis (15/12).

Tidak hanya mengantisipasi banjir, kesiagaan petugas bersama warga diharap bisa menangkal potensi kerawanan, sehingga kondusifitas kawasan Kelapa Gading terjaga.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5245 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1844 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1778 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1755 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1572 personAnita Karyati